social-network-76532_640

Alternatif Untuk Para “Blogger Status Update”

Belakangan ini saya baru menyadari ada kecenderungan menarik di timeline Facebook saya. Saya mengistilahkannya secara asal sebagai “blogger status update,” yaitu mereka yang menulis panjang lebar di kolom status update yang sebenarnya ditujukan untuk konten-konten singkat. Memangnya salah? Sama sekali tidak! Mau menulis novel sekalipun di kolom status update Facebook bisa saja kalau mau.

Bahkan lebih menarik lagi adalah karena banyak status-status panjang lebar itu memiliki engagement (like, share, comment) yang sangat bagus, karena tulisannya yang keren, tajam, cerdas, bernas, ada juga yang lucu dan menghibur. (Di akhir artikel ini saya akan rekomendasikan beberapa tulisan mereka.)

Kecenderungan ini sangat menarik perhatian saya karena sepertinya semakin banyak yang kembali meminati tulisan-tulisan panjang ala blog. Saya salah satunya!

Ya kalau begitu kenapa tidak kembali ke blog saja? 

Boleh saja kalau mau. Saya sendiri kini mulai rutin ngeblog lagi. Tapi belum tentu semua orang mau susah payah bikin blog apalagi kalau semua bisa dilakukan di Facebook. Bukankah engagement dengan pembaca sudah terjadi di Facebook?

Nah, buat para “blogger status update” ini saya punya saran yang mungkin bisa berguna. Namanya Facebook Notes.

Facebook Notes?

Ini adalah fitur yang memang dikhususkan untuk menampung tulisan-tulisan panjang di Facebook, sebagaimana layaknya sebuah blog. Bahkan pada September 2015 lalu, fitur Notes ini mendapatkan tampilan baru yang lebih segar dan lebih cepat dibuka.

Memangnya apa kelebihan Facebook Notes?

Sejak beberapa bulan terakhir, Facebook Notes memiliki tampilan yang lebih bersih, halaman lebih lebar, cover photo besar, bisa pasang lebih dari satu foto dalam artikel, foto bisa pakai caption, huruf-hurufnya bisa diformat jadi bold atau italic dan bisa dipasangi link. Fitur ini tidak ada jika kita menulis panjang lebar di kolom status. Pembaca pun tetap bisa like, share dan comment seperti biasa.

Namun kelebihan paling penting menurut saya adalah karena semua artikel yang pernah kita tulis di Facebook Notes akan terarsip dengan rapi dan mudah ditelusuri kembali. Lihat contohnya di halaman Notes saya ini. Bandingkan kalau Anda menulis di kolom status. Coba saja telusuri tulisan-tulisan yang Anda buat tahun lalu misalnya. Tidak ada cara lain kecuali menggulung layar ke tahun lalu dan dicari satu persatu.

Kekurangan Facebook Notes?

Nah ini dia.. Satu hal yang menyebalkan dari Facebook Notes ini adalah aksesnya. Tidak semua orang tahu bagaimana cara mengaksesnya. Untuk Facebook versi desktop, icon Notes bisa ditemui di deretan menu bagian kiri di bawah Apps.

apps notes

Sementara di Profile Page Facebook, Notes bisa ditemukan di menu atas, klik More dan “Notes” ada di deretan pilihan di sana.

apps notes2

Alternatif lain saat menggunakan komputer atau laptop adalah dengan mengakses link http://facebook.com/notes atau http://facebook.com/ranehafied/notes (ganti “ranehafied” dengan nama akun Facebook Anda).

Yang jadi masalah adalah menemukan Notes di aplikasi Facebook di ponsel. Mungkin ada yang tahu cara lain? Kalau saya melakukannya dengan klik profile page > About > lalu gulung ke bawah hingga ketemu Notes.

Aneh memang ketika Facebook sudah mendandani Facebook Notes dengan berbagai fitur bagus, tapi aksesnya tidak dipermudah. Tapi menurut saya tetap ada untungnya menulis di Notes ketimbang di kolom status. Bagaimana dengan Anda?

Ribet, ah! Mending terus nulis di status aja!

Kenapa tidak? Paling kelemahannya, seperti saya tulis di atas tadi, adalah sulitnya menelusuri arsip tulisan-tulisan lama Anda, apalagi kalau sudah banyak.

Kalaupun itu bukan masalah, berikut ada sedikit tips:

Dalam penulisan, paragraf awal selalu menjadi daya tarik orang untuk membaca lebih lanjut. Anda yang mau “ngeblog” di status Facebook, mungkin perlu memberi perhatian pada paragraf awal.

Nah, tahukah kalau Facebook hanya akan mengambil 477 karakter pertama tulisan Anda sebelum pembaca harus mengklik “See More” untuk bisa membaca lebih lanjut? Coba hitung sendiri kalau tidak percaya hehe.

Jadi bagaimana Anda bisa menarik perhatian pembaca di 477 karakter pertama (sekitar 50-60 kata) sangat penting guna menarik pembaca agar mengklik lebih lanjut. Jangan lupa, jumlah itu sudah termasuk judul ya..

Terakhir, terlepas dari semua tips yang saya bagi di atas, pada akhirnya semua tergantung pada mutu tulisan Anda dan pada kemampuan Anda menarik perhatian pembaca. Apa yang saya usulkan barusan hanya untuk membantu saja karena semua itu hanya alat semata.

Selamat mencoba! Terus menulis. Jangan lupa tag saya supaya saya bisa baca juga 😀

Oya, yang punya trik-trik lain tentang menulis di Facebook Notes, bagi-bagi ya di sini.

~~~

Tautan terkait:

Berikut beberapa penulis dan artikel menarik yang belakangan saya baca di Facebook, yang semua ditulis di kolom status. Beberapa bahkan sangat rajin menulis dan engagement pembacanya sangat tinggi sehingga saya sangat menyarankan untuk pakai Facebook Notes atau sekalian saja punya blog. :p

  • Daeng Tomi Lebang adalah salah satu penulis favorit saya di Facebook. Tulisannya mengulas berbagai peristiwa aktual (kebanyakan politik) dengan sangat menarik dan bercerita. Ini salah satu tulisannya berjudul Samadikun yang sangat saya suka. Dia juga punya page khusus untuk menampung tulisannya di sini. Membuka Facebook Page sendiri ini juga ide bagus tapi tetap kalau boleh saran, gunakan Facebook Notes untuk setiap artikel yang ditulis.
  • Denny Siregar adalah satu lagi penulis yang belakangan sering saya temui tulisannya di Facebook dan banyak di share orang. Dia juga banyak mengulas soal masalah sosial politik tapi dengan gaya yang sangat mudah dipahami oleh pembaca awam ditambah rujukan-rujukan sejarahnya. Coba saja baca artikel ini yang berjudul Mimpi Indah Harta Karun Indonesia. Tulisan-tulisan bernas Denny juga bisa dibaca di blognya.
  • Budi Setiawan, seorang teman baik yang beberapa bulan terakhir ini akhirnya kembali nongol di Facebook setelah sekian lama berhibernasi :p. Sekali muncul dia langsung menggebrak dengan berbagai tulisan-tulisan bernasnya. Salah satu yang sangat terkenal di Facebook berjudul “Kerupuk Miskin Irma Bule” sudah di share hampir 20 ribu kali.
  • Haris Firmansyah adalah nama yang baru saya kenal belakangan gara-gara tulisannya yang memparodikan cerita dalam film “Ada Apa Dengan Cinta 1” yang sudah di share lebih dari 4 ribu kali.  Ternyata banyak tulisannya yang lain yang juga bagus-bagus dan lucu yang juga bisa ditemui di blognya.

Punya rujukan penulis-penulis lain di Facebook? Bagi dong..

Salam

Rane

 

Tags: , ,
Previous post
Next post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *