Hasil Survey Blogger Indonesia 2009

Blog hanya trend sesaat? Om Roy Suryo sepertinya perlu baca hasil Survey Blogger Indonesia 2009 yang dilakukan oleh konsultan kehumasan Indopacific Edelman bekerjasama dengan Blogfam, sebuah survey komprehensif pertama yang pernah dilakukan tentang blogger di Indonesia. Istilah trend sesaat yang pernah digunakan beliau itu ternyata bisa mencapai 2 tahun. Itulah salah satu hasil survey tersebut yang menyebutkan bahwa rata-rata orang Indonesia (61 persen dari responden) berhenti ngeblog setelah 2 tahun. Saya padahal berpikir hanya dalam hitungan bulanan. Soalnya memang ngeblog itu tidak mudah, membosankan dan memerlukan konsistensi.

Bagi saya, ini adalah wujud dari pendewasaan dunia blog Indonesia, setelah perlahan mulai meninggalkan masa-masa euphoria, masa narsis-narsisan, masa trend sesaat. Perlahan-lahan, para blogger itu otomatis mulai tersaring, dan yang bertahan adalah yang memang konsisten dan punya ‘passion’ dalam ngeblog. Ini nampak dari tingkat intensitas dan frekuensi ngeblog yang meningkat pada masa-masa awal ngeblog, lalu perlahan mulai stabil. Kenyataan ini juga ditunjang dengan hasil yang menunjukkan bahwa meski masih percaya pada media arus utama, namun kepercayaan sesama blogger ternyata cukup tinggi kalau sudah berkaitan dengan informasi yang mereka sajikan.

Survey ini membawa secercah harapan, terutama di tengah maraknya trend media jejaring sosial lainnya, seperti facebook yang konon telah merengut waktu orang untuk ngeblog. Memang facebook bisa jadi lebih trend saat ini. Tapi menurut dugaan saya, justru ini menjadi semacam saringan sehingga yang tersisa adalah blogger-blogger yang memang masih konsisten. Mereka-mereka inilah yang ikut menyumbang pada kekayaan konten internet di Indonesia.

Terus dari sini, kemana dunia blog Indonesia akan melangkah?

Dugaan saya adalah, blog semakin lama akan semakin mengarah pada blog-blog yang niche, blog yang lebih terfokus pada bahasan tertentu. Namun saya menolak banget-banget pendapat beberapa blogger “senior” yang terkesan mencoba “membawa” fenomena blogging ke arah yang menurut istilah mereka “lebih serius”.

Bagi saya, kelebihan blog adalah kenyataan bahwa setiap orang bisa punya media sendiri untuk mengungkapkan berbagai hal yang mereka inginkan dengan cara mereka sendiri. Mau ber lu-gua, mau cerita soal kucing yang tadi pagi keselek tulang, mau cerita soal cowok di kampus yang yang iih soo sweet, mau cari duit lewat copy paste artikel demi menaikkan traffic, atau malah mau mengulas soal fenomena politik yang njlimet, atau ilmu pengetahuan lain, itu semua adalah bagian dari kekayaan konten internet Indonesia. Bebas-bebas saja kok. Blog itu kan dunia yang bebas!

Bagi saya, istilah serius itu lebih pada konsistensi dan tanggung jawab untuk berbagi informasi melalui blog. Blog-blog yang dibuat untuk sekedar iseng, main-main, atau nggak penting, menurut saya perlahan akan ditinggalkan orang, dan otomatis si penulisnya juga akan bosan sendiri. Kecuali dia ngeblog untuk dirinya sendiri. Rasanya nyaris mustahil ada orang yang bisa tahan ngeblog selama 2 tahun kalau hanya untuk iseng semata.

Jadi, berhentilah berpikir bahwa blog anda tidak penting dan tidak serius dan teruslah berkarya. Kalau blog anda benar-benar tidak penting, anda dan pembaca blog anda akan tahu apa yang harus dilakukan!

Ayo ngeblog terus!

Oya, yang mau lihat hasil survey secara rinci, silahkan lihat di bawah ini: (Terimakasih buat Pak Amril yang sudah memasang hasil ini di internet dan juga salut buat Indopacific Edelman dan Blogfam untuk kerja kerasnya)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *