KEPO BUKU #12: DARI BUKU KE LAYAR PERAK 1/2

Kali ini kami bertiga, Hertoto “Toto” Eko, Rane Hafied dan Steven Sitongan  membahas buku-buku yang diadaptasi menjadi film. Masing-masing punya satu buku favoritnya yang juga sudah jadi film dan akan diceritakan dengan sudut pandang dan gaya masing-masing. Selain itu ada seorang teman Kepo Buku yang mengirimkan rekaman cerita bukunya yang juga tidak jauh-jauh dari dunia film. Oya, ini adalah bagian pertama dari 2 bagian.

Kami juga menunggu partisipasi teman-teman untuk kirim cerita bukunya lewat voice note. Selengkapnya ada di bawah.

Selamat menikmati.



Di mana dengar podcast Kepo Buku?

Google Podcast | Spotify | Anchor | Breaker | Sticher | Pocketcast | Radio Public

 

AYO CERITAKAN BUKU YANG LAGI KALIAN BACA LEWAT AUDIO:

Yoi cuy, kita mau ngajak kalian buat ikutan di Kepo Buku. Intinya kita mau tahu kalian lagi baca buku apa? Kirim dalam bentuk rekaman suara (maksimal 5 menit). Jangan lupa sebut nama, lokasi dan ceritakan buku yang kalian lagi baca atau mau kalian rekomendasikan. Ada dua cara yang bisa dilakukan:

  1. ANCHOR: Untuk pengguna aplikasi Anchor, klik “Message” dan mulai rekam review kalian. (Durasi maksimal 1 menit tapi kalau masih kurang, silahkan rekam lagi)
  2. WHATSAPP:  Gunakan fasilitas Voice Note di Whatsapp. Klik/ ketik link ini di HP kalian: http://bit.ly/ikutkepobuku
  3. EMAIL: Rekam di voice note di hp dan kirim lewat email ke suarane@gmail.com

Rekaman yang kita terima akan kita sertakan dalam episode-episode Kepo Buku berikutnya.

 

Credits:

  • Cerita buku dikirim oleh Opat di Jakarta Selatan.
  • Musik: “Fretless” oleh Kevin MacLeod (incompetech.com). Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License
  • Cover: pixabay.com

 

-rh-

One thought on “KEPO BUKU #12: DARI BUKU KE LAYAR PERAK 1/2

  1. Kalau sudah baca bukunya terus nonton filemnya, kadang-kadang kecewa sama filemnya. Karena pas baca buku kan imajinasi kita luar biasa mengembara sana-sini hehehe. Kalau The Help sudah nonton filemnya tapi belum baca bukunya; sama juga Lord of The Ring. Kalau sejenis Harry Potter, novel-novel Dan Brown, memang agak kecewa tapi yaaaahhhh begitu lah.

    Wah, Stevan di Swaragama 😀 asyik ya. Pernah saya studi banding di Swaragama. Sukses terus #KepoBuku!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *