scoop

Layanan Ebook Gramediana Melebur Ke SCOOP!

Ada kabar mengejutkan buat yang sering belanja buku elektronik (ebook) di Gramediana.com[1]. Saat mengakses ke situs layanan ebook milik Gramedia itu, ada satu banner yang sangat menyolok di bagian atas yang intinya menyebutkan bahwa “Layanan Gramediana dialihkan ke Scoop[2] mulai tanggal 21 Maret 2016.”

 

scoop2

 

Wah, ada apa gerangan? Tidak ada penjelasan lebih lanjut baik di situs Scoop maupun Gramediana. Ada satu artikel yang menyebutkan bahwa Gramediana akhirnya tereliminasi dari persaingan bisnis ebook.[3] Namun benarkah demikian? Bisa jadi itu cuma spekulasi karena pada bulan April 2013 lalu, Kompas Gramedia sebagai pemilik Gramediana.com diberitakan berinvestasi hingga 23.5 miliar perak di Scoop.[4] Sebuah langkah menarik karena baru dua bulan sebelumnya di tahun yang sama mereka memperkenalkan layanan Gramediana.com.[5]

Menariknya, sejak bulan diluncurkannya Gramediana.com, Kompas Gramedia juga menyediakan buku-buku mereka untuk dibeli di Scoop.[6] Isyarat? Entahlah. Yang jelas Scoop memang sudah hadir lebih dulu di Indonesia, dan ketika masih tinggal di luar tanah air, inilah tujuan utama saya untuk membeli majalah Indonesia terutama Tempo.

Lantas, bagaimana pula dengan nasib Gramediana.com?

Saya sebagai pengguna setia layanan Gramediana.com tentu langsung mempertanyakan nasib puluhan buku saya yang pernah dibeli di sana. Jawaban resmi yang saya dapat dari akun resmi Twitter milik Gramediana.com adalah semua ebook yang pernah dibeli dapat dibaca di library Scoop dengan login yang sama dengan id Gramediana.

scoop3

Okee. Lega.

Yang lebih menarik lagi adalah karena menurut “mimin” Twitter Gramediana, situs Gramediana.com akan difokuskan untuk Self Publishing dan Komunitas Penulis.

scoop4
Wah ini kabar menarik walau belum kelihatan seperti apa wujudnya. Saya sendiri sudah pernah menerbitkan satu buku fotografi di sana[7] setelah sebelumnya Scoop juga menerbitkan buku yang sama. Di Gramediana juga salah satu novel keroyokan yang pernah diterbitkan oleh Gramedia juga tersedia.[8]

Satu hal penting, ebook masih punya masa depan. Memang banyak yang masih cinta buku dalam bentuk fisik. Namun kalau bicara praktis, ebook tentu akan lebih menjanjikan. Saya sendiri sudah lama beralih ke ebook. Mungkin sudah ratusan ebook saya yang dibeli dari Amazon, Gramediana, Scoop dan yang belakangan sering saya sambangi adalah ebook yang tersedia di Playstore Android (termasuk yang terbaru buku Inteligensi Embun Pagi nya Dewi Lestari).

Mengapa saya lebih suka ebook? Alasannya praktis saja. Saya bukan orang yang pandai merawat buku secara fisik. Tidak terhitung berapa banyak buku saya yang rusak karena banjir dan atau jadi santapan rayap. Alasan praktis lainnya adalah karena semua  buku saya itu tersedia dalam ponsel atau gawai di genggaman tangan

Anda sendiri bagaimana? Lebih suka ebook atau buku dalam wujud fisik? Apa alasannya? Boleh tahu?

 

– Pondok Indah, 28 Maret 2016

___

Tautan Terkait:

  1. Situs Gramediana.com yang pertama diluncurkan bulan Februari 2013.
  2. Situs Scoop di Getscoop.com yang diluncurkan tahun 2010. Saya pelanggan setiap Scoop terutama untuk membeli majalah seperti Tempo.
  3. Ketatnya Persaingan Digital, Gramediana Tereliminasi – Aribowo.net
  4. Kompas Gramedia Investasi Rp.23.5 Miliar di Scoop – Kompas.com, 24/04/2013
  5. Kompas Gramedia Mulai Perkenalkan Gramediana – Kompas.com, 13/02/2013
  6. 10.000 Buku Gramedia Bisa Diunduh di Scoop – Kompas.com, 6/02/2013
  7. Lihat Ke Bawah – Buku fotografi yang saya terbitkan di Gramediana.com. Sebelumnya buku ini sempat diterbitkan di Scoop juga namun dihentikan, entah kenapa.
  8. The Messenger – Novel keroyokan yang pernah diterbitkan Gramedia dan kini juga tersedia dalam bentuk ebook.
Tags: , , , , ,
Previous post
Next post

2 Responses to Layanan Ebook Gramediana Melebur Ke SCOOP!

  1. amzahro says:

    login-nya pake email kan ya? saya sebelum migrasi gramediana ini sudah punya akun scoop dan kebetulan email yang dipake sama, tapi kok ebook2 saya yang ada di gramediana gak muncul di library scoop ya? apa ada tahapan yg saya lewatkan? mohon bantuannya. 🙂

    • rane says:

      Nah itu dia. Harus cek ke gramediana. Saya juga sama emailnya dan sempat tidak muncul. Baru beberapa hari kemudian muncul semua. Coba aja tanya ke Gramediana. Twitter mereka juga lumayan cepat menangggapi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *