Suarane Episode 3 – Bangkok Rasa Lokal

Episode ketiga ini dibagi tiga babak.

Babak Pertama, ulasan tentang apa yang lagi ramai di media sosial kita satu atau dua pekan terakhir ini. Mulai dari kasus anaknya Pak Jokowi yang dilaporkan ke polisi karena dianggap melakukan ujaran kebencian dalam salah satu vlognya; kasus Julianto Sudrajat yang tiba-tiba menerima pesanan Go-Food yang tidak dia pesan, konon dikirim oleh cewek yang sakit hati padanya; sampai ibu istri Jenderal yang nampar petugas bandara.

Babak Kedua, rekomendasi podcast. Kali ini saya rekomendasikan satu lagi podcast Indonesia yang keren banget. Harus dengar episode ini untuk tahu apa rekomendasi saya. 🙂

Babak Ketiga, babak utama, adalah ngobrol-ngobrol dengan dua dari tiga penulis buku berjudul “Bangkok Rasa Lokal” yang baru-baru ini diluncurkan di Bangkok. Ini buku traveling yang menarik yang mengambil sudut pandang penduduk lokal, bukan sudut pandang turis.
bangkokrasalokal-launch19732283_794504117377401_7490593798921765737_n

Episode ini bisa didengar di Soundcloud di sini (bisa juga didownload dalam format mp3) atau dengarkan di bawah ini:


Catatan behind the scene:

  1. Wawancara dengan dua penulis “Bangkok Rasa Lokal” dilakukan secara spontan saat datang ke peluncuran bukunya di SEA JunctionBangkok Arts and Cultural Centre. Saya rekam dengan aplikasi sound recorder standar di ponsel Xiaomi Redmi Note 4 saya. Sangat bisa diandalkan untuk wawancara dadakan. Kualitasnya pun bisa pilih yang low (mp3, 75kbit/s), standard (mp3, 100kbit/s) dan high (mp3, 192kbit/s). Saya pakai setting high. (Siapa bilang podcast ribet hehe)
  2. Voice Over direkam menggunakan mikrofon Blue Snowball dan perangkat lunak andalan: Audacity. Catatan: Ini pertama kali saya merekam dengan Blue Snowball di laptop berbasis Windows. Biasanya di iMac. Entah, rasanya kualitasnya agak rendah. Kurang puas juga dengan atmosfir suaranya yang agak menggema karena direkam di ruang tamu yang luas.
  3. Editing, sudah pasti menggunakan Audacity, perangkat lunak open source yang dapat diandalkan.
  4. Musik latar, saya menggunakan tiga musik karya Kevin MacLeod di Incompetech.com: Digital Lemonade, Pixelland, Carpe Diem by Kevin MacLeod (incompetech.com).Lisensi musik:
    Licensed under Creative Commons: By Attribution 3.0 License creativecommons.org/licenses/by/3.0/

 

Previous post
Next post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *