Ah, Teori
Jurnalisme Perasaan
Ibu itu terpaksa harus menjual salah satu anak kembarnya yang baru dilahirkan karena ia tidak mampu membayar biaya persalinan. Di bawah sorotan kamera, sambil berlinangan air mata si ibu mengungkapkan rasa kecewanya. Sang reporter pun bertanya “Kecewanya kenapa, bu?“ Dalam peristiwa lainnya, seorang reporter radio melaporkan dari lokasi rubuhnya sebuah hotel akibat gempa di Padang: [...]
18Jul2010 | Rane | 2 comments | ContinuedKirim-Kiriman Lagu
Masih saja ada anggapan di beberapa kalangan dunia radio bahwa siaran request atau saya lebih suka menyebutnya acara ‘kirim-kiriman lagu’ merupakan ‘kasta terendah’ alias paling mudah dibawakan dalam jenjang acara radio. Bandingkan misalnya dengan acara talk show atau morning show dan lain sebagainya. Tapi kenyataannya tidak selalu demikian.. Di bawah sadar banyak orang, acara kirim-kiriman [...]
6Jun2010 | Rane | 1 comment | Continued
Sense of Urgency
Saat harus kembali melakukan liputan di Jakarta, maka saat itulah saya kembali rajin memantau berbagai radio berita yang semua gelombangnya tersimpan dalam preset di radio handphone saya guna mendapatkan berbagai informasi teraktual di lapangan. Luar biasa memang radio-radio berita itu menempatkan reporter mereka sehingga selalu berhasil mendapatkan informasi terbaru. Tapi sayang, dalam pendapat saya, banyak [...]
6Mar2008 | Rane | 6 comments | ContinuedBerpikir Dalam Kuadran
Salah satu kelemahan seorang penyiar adalah sering merasa bahwa semua orang mendengarkan dirinya sepanjang jam siaran yang bisa mencapai satu, dua jam atau lebih. Memang ada pendengar setia yang akan selalul ‘manteng’ gelombang radio selama kita siaran, berapa jam pun lamanya. Tapi rasanya tidak semua akan begitu. Sehebat apapun sebuah acara radio, jaman sudah berubah. [...]
18Oct2007 | Rane | 7 comments | ContinuedHaha Miharha
Jika anda orang radio, apalagi yang berada di garis depan, alias berada di belakang mikrofon, jangan pernah anggap remeh soal ejaan dan penyebutan kata, nama orang, nama tempat, istilah bahasa asing dan yang sejenisnya. Saya adalah seorang pendengar radio jauh sebelum menjadi penyiar, dan hal yang paling membuat saya –meminjam istilah bahasa anak muda sekarang- [...]
15Aug2005 | JaF | 7 comments | ContinuedMmm…
Dunia radio sekarang sangat terbantu dengan piranti-piranti lunak pengeditan suara/sound editing seperti cool edit, pro tools, atau dalet. Dengan piranti semacam ini, mengedit musik, hasil wawancara atau produksi program menjadi sangat mudah. Namun sayangnya kemudahan-kemudahan ini seringkali menghilangkan ‘jiwa’ dan ‘seni’ dari sebuah produksi radio.
3Feb2005 | JaF | 1 comment | Continued
