Merekam Interview Telepon
Salah satu kendala bagi orang radio yang sedang bertugas di lapangan seperti saya adalah ketika nara sumber memilih untuk interview melalui telepon, atau ketika deadline berita sudah dekat sementara nara sumber sudah tidak mungkin didatangi untuk wawancara. Kalau di studio jelas ini bukan masalah. Tinggal pakai telepon hybrid saja. Tapi bagaimana kalau kita di lapangan?
Biasanya sih masalah ini akan terselesaikan dengan senjata andalan saya, Nokia Comunicator 9500 yang punya kemampuan merekam percakapan telepon dalam format wav. Jadi tinggal rekam wawancara, pindahkan ke komputer/laptop dan edit. Tapi kendalanya adalah adanya suara ‘beep’ setiap beberapa saat yang tentu saja cukup mengganggu walaupun dengan sedikit kesabaran bisa di edit. Tapi agaknya -sekali lagi agaknya, karena belum teruji benar di lapangan- masalah itu terpecahkan dengan sebuah software yang baru saya temukan saat browsing di internet untuk mencari cara menghilangkan ‘beep’ di komunikator saya itu.
Alon MP3 Dictaphone, itu nama softwarenya yang bisa diinstal ke berbagai jenis ponsel Nokia (khusus yang menggunakan sistem operasi Symbian 60 3rd Edition) dan Sony Ericsson (yang lain belum bisa).
Saya sudah beberapa hari menggunakannya di Nokia N80 saya dan agaknya -sekali lagi agaknya- bisa diandalkan. Ia bisa menghilangkan bunyi ‘beep’ yang mengganggu itu, bisa juga merekam dalam format mp3 yang jelas mengirit memory ketimbang format wav dan dengan mudah dipindahkan ke laptop saya melalui bluetooth untuk kemudian di edit (dia bisa juga di set ke format AMR dan WAV). Kualitas suara juga tidak kalah bersaing dengan hasil rekaman dengan telepon Hybrid di studio (tapi pastikan anda di tempat yang sepi, karena rekamannya sensitif sekali sampai suara tukang bakso lewat di depan rumah juga masuk hehehe). Bahkan kalau keadaan sudah benar-benar mepet, saya bisa mengirimnya langsung dengan MMS ke email di kantor karena filenya tidak terlalu besar. (Untuk satu menit rekaman telepon, besarnya sekitar 800 Kb. Masih besar sih, tapi kalau mepet bisa saja dikirim via MMS)
Sebagai tambahan, Alon MP3 Dictaphone ini juga merupakan audio player yang lumayan canggih karena bisa memutar banyak format suara, mulai dari MP3, WAV, AMR, OGG, AAC, MP4, M4A dan WMA. Interfacenya juga menarik, seperti gambar di pojok kiri atas artikel ini yang saya comot dari website mereka. Uniknya, software itu juga memiliki semacam equalizer sederhana yang hemat saya sih sebenarnya tidak terlalu diperlukan dan tidak pula efektif penggunaannya.
Oya, software ini juga bisa dijadikan alat rekam yang lumayan lah, apalagi dalam keadaan mepet. Saya sendiri selalu membiasakan diri merekam dengan software ini saat melakukan interview sebagai backup alat rekam digital saya, termasuk ketika mewawancarai PM Singapura beberapa waktu lalu saat beliau habis melayat ke Cendana. Namun pastikan fungsi handphonenya dalam keadaan offline, kalau tidak siap-siaplah menangis karena hasilnya akan rusak terganggu gelombang GSM.
Saya belum berani merekomendasikan benar software ini sebagai alat perekam telepon, karena belum saya uji benar di lapangan. Tapi paling tidak dari fungsinya dia benar-benar hebat. Satu saja yang saya harapkan dari fungsi software ini adalah andai saja ia bisa digunakan untuk juga memainkan hasil wawancara atau rekaman sambil menelpon. Jadi sekiranya saya harus mengirim laporan live via telepon, saya bisa playback hasil wawancaranya langsung. Sayang fungsi ini tidak ada.
Untuk laporan live yang menggunakan soundbyte (seperti kawan-kawan radio sekarang, misalnya Radio El Shinta) saya sebenarnya lebih menyarankan untuk menggunakan Komunikator versi lama, yaitu Nokia 9210i karena dia bisa di playback saat kita menelpon dan hasilnya pun terdengar lebih bagus, ketimbang menodongkan handphone kita ke spiker tape kita. Soal ini pernah & saya ulas di sini.
Kembali ke Alon MP3 Dictaphone tadi, kalau anda tertarik mencobanya, versi trialnya (cuma 14 hari) bisa di download di website mereka http://alonsofware.com dan kalau tertarik untuk menggunakannya lebih lanjut ya harus beli. Harganya.. lihat sendiri lah.. nanti saya disangka promosi hehehe… Lha wong teruji saja belum..
Oya, software ini bisa digunakan di telepon Nokia tipe: 3250, 5500, 5700 XpressMusic, 6120 classic, 6290, E50, E51, E60, E61, E61i, E62, E65, E70, E90 Communicator (ada yang mau nyumbang ini buat saya? hehe), N71, N73, N75, N76, N77, N80, N91, N92, N93, N93i, N95, N95 8GB, sementara untuk Sony Ericsson bisa digunakan hanya untuk tipe P910/P900/P800.
Selamat mencoba. Bagi-bagi pengalamannya di sini ya. Anda yang juga punya pengalaman menggunakan cara lain untuk merekam interview via handphone atau telepon biasa, bagi-bagi pengalaman di sini juga ya..
Salam dari Jakarta (yang lagi banjirrrrr)
JaF / Rane
Popularity: 20% [?]


Comment by tuteh on 7 February 2008:
wah…
kapanan ajang balap sepeda, wawancara panitia pake hp biasa :p tyus ya udah… *maklum* oper ke komp, edit dikit… mengudara deh :p *katro, Teh* hekekeke…
Comment by tuteh on 14 February 2008:
tadi akyu sms pk no mentari :p
hehehe…
kali2 aja pak Jap lagi di Jekate
Met Valentine
Comment by tuteh on 15 February 2008:
happy weekend, pak
Comment by dodot on 22 February 2008:
akhirnya ketauan jimat mas Rane
Comment by Nada taufik on 26 February 2008:
Hi mas, sudah lama sekali saya tidak pernah singgah kesini.
Apakabar mas?
Informasi yang lumayan keren ini, karena saya sendiri ga pernah punya communicator apalagi canggih seperti itu. Buat ilmu saya aja sih ini mas, yang pasti kalo ngomong sama orang lain saya jadi ga GAPTEK lagi..
Comment by edhie prayitno on 9 March 2008:
sebenarnya ada banyak ponsel yang bisa dimanfaatin buat recorder aku sendiri pake nokia 6230, bisa buat ngatasi narsum yang maunya per telepon. hasilnya lbh bagus daripada tape. masalahnya adalah itu baru cocok kalau buat reporter yang selalu live report kayak di tempatku. kalau mau diolah di studio, ya jebol. kalau mau olahan ya mending pake tape aja.
lagi dimana ni kang jaf?
salam
Comment by dodi mawardi on 14 March 2008:
Salam,
Hallo Bang Raneeeeee…
Websitenya buagus banget.
Sangat bermanfaaat!
Keep writing!
Wasalam,
Comment by lius on 19 April 2008:
salam kenal aku lius. apa kabar bang. gue suka gaya loe. aku bs copy paste kan tulisan abang? boleh ya?? he..he…terima kasih. GBU & Ur Familly. wsnya brkesan positif. Salam GL//
Comment by Frankly Bintan on 23 October 2008:
salam kenal semuanya teman2. Aku mau nanya nich tolong dibantuin dong. Ada gak program yang bisa otomatis ngrekam saat kita menelpon maupun menerima telepon, tapi kalau bisa, program yang bisa digunakan di jenis handphone Cina yang saat ini kan banyak beredar di Indonesia. Trims ya..
Comment by noni arni on 24 October 2008:
bagi pengalaan nech..saya pake ponsel nokia 6233. ni udah 3g tapi singgle camera. buat ngrekam suara narsum lumayan oke lho..sudah stereo dengan 2 speaker di kanan dan kirinya. kebetulan sering saya pake juga buat ngerekam. tentunya saat urgent. kalo kondisi normal. tape tetep pilihan nomor satu toh..
sayangnya ni hp dah ga keluar lagi..jd kl mo nyari ya terpaksa second, harga terjangkau banget
Comment by candra on 13 November 2008:
ada yg laen masss….. unduh trialnya di http://shop.psiloc.com bisa dicoba.
Comment by ayib on 28 March 2009:
loh kebanyakan hp kan bisa ngrekam pembicaraan telpon kita?
Lebih2 tuk ngrekam spt tape recorder, amat bisanya.
Suara beep di nokia9500 muncul krn kita set utk ingatkan durasi cal kita.Settingnya ada di tools, control panel, pada telephonenya (bkn pada recordingnya).
Nuwun.
Comment by nurhadi on 11 August 2009:
saya ingin bertanya kepada rekan2 yang sudah memanfaatkan fungsi merekam melalui handphone ini. menurut Anda, handphone merk apa dan seri apa yang suaranya paling jernih? apakah operator juga mempengaruhi kualitasnya? terima kasih
Pingback by Memaksimalkan Fungsi Perekam Suara Via Blackberry : on 4 March 2010:
[...] Merekan Wawacara Telepon di Ponsel: Ulasan tentang perangkat lunak untuk merekam wawancara via telepon melalui ponsel yang dulu sering [...]