iPhone Baru Tanpa Radio FM?

feature photo

Akhirnya rumor itu terjawab juga! iPhone keluaran terbaru [1] ternyata TIDAK dilengkapi dengan fungsi receiver dan transmitter radio FM. Padahal sempat beredar rumor kuat bahwa iPhone terbaru menggunakan chip yang dilengkapi dengan kemampuan menerima dan memancarkan sinyal FM. Penonton kecewa? Ya masing-masing akan punya reaksi berbeda.

Ada dua artikel menarik yang saya temukan di internet, yang mencoba menjelaskan alasan mengapa iphone tidak perlu dilengkapi dengan penerima FM.

Pertama, Mark Ramsey, seorang konsultan radio di Amerika memberikan sejumlah alasan [2]. Tapi diantaranya yang paling menarik adalah karena menurutnya “menginginkan” dan “membutuhkan” adalah dua hal berbeda. Banyak yang memang ingin agar iPhone dilengkapi dengan penerima FM, tapi menurut Mark, belum tentu semua membutuhkannya. Apalagi seiring dengan makin maraknya layanan streaming di iPhone, dan ketersediaan radio di rumah, mobil dan lain sebagainya.

Kedua, ada alasan lain yang tidak kalah menarik, yang disampaikan oleh Jerry Del Colliano di blognya[3]. Menurutnya, yang menginginkan adanya radio FM di iPhone adalah industri radio dan bukannya konsumen. Masalahnya, para bos radio itu tidak paham soal teknologi saat ini. iPhone bukanlah radio. Budaya mendengar radio melalui ponsel tidak ada, dan menurut Jerry alasannya adalah karena ponsel saat ini adalah alat yang bersifat interaktif, bukan pasif, dan saat ini adalah eranya on demand. Good point, Jerry!

Lantas apa artinya ini bagi dunia radio? Sebagai orang radio mungkin jawaban saya akan sangat subyektif. Namun saya tidak mau buru-buru bilang bahwa lagi-lagi ini adalah bukti bahwa radio sudah diambang kematian! Memang kenyataannya zaman sudah berubah. Cara orang berkomunikasi juga sudah berubah total seiring dengan semakin berkembangnya teknologi media baru. Tapi ini buat saya hanyalah masalah kemauan dari orang radio sendiri untuk beradaptasi, ketimbang asik larut dalam “romantisme sejarah masa lalu” mengenai kehebatan radio.

Buat saya, aset radio bukan melulu pada teknologinya. Radio adalah mengenai suara, mengenai audio. Dari situlah sudut pandang kita orang radio harus bermula. Kalau mau lihat dari teknologinya, wah, ketinggalan terus dong, bos..!

Satu contoh menarik adalah komentar singkat dari Tim Westergren, pendiri Pandora[4] yang merupakan layanan penyedia lagu via internet, yang mungkin bisa memicu semangat anda, orang radio.

Dalam sebuah konferensi, Tim ditanyai soal layanan pandora miliknya itu disebut apa? Radio online, streaming radio, internet radio atau apa? Ini pertanyaan menarik karena beda dengan layanan streaming audio lain di internet, Pandora ini luar biasa menariknya karena bisa membaca selera lagu kita cukup dengan memasukkan apa lagu favorit kita dan otomatis dia akan membantu melacak lagu-lagu lain yang mirip. Jadi Pandora itu apa?

“Just call it Radio!” kata Tim. [5]

Apa artinya? Ya kalau tidak paham juga, wajarlah kalau ada yang bilang radio sudah diambang kematian!

***

Tautan Terkait:

[1] Siaran iPod di Radio FM anda – Artikel lama yang mengulas rencana iPhone memasang penerima dan pemancar radio FM di ponsel baru mereka.

[2] Where’s the FM radio in my new iPhone? – Komentar Mark Ramsey soal kenapa iPhone tidak memasang radio FM di produk ponsel barunya.

[3] New iPhone – No FM – iPhone bukan radio, tulis Jerry Del Colliano di blognya.

[4] Pandora.com – Sebuah layanan yang mengklaim telah berhasil memetakan ‘gen’ musik dunia. Sayang layanan ini cuma untuk di Amerika.

[5] Just call it radio! – Kata pendiri Pandora Tim Westergren seperti diceritakan oleh Mark Ramsey.

Popularity: 37% [?]

Ada 1 Tanggapan. »

  1. artikel yang menarik bang! senang bisa tahu blog ini
    saya link ya bangRane …
    trimakasih

Tulis Tanggapan Anda