“Pause and Tag it”: Mendengar Radio Cara Baru

feature photo

Setelah dibuat kecele dengan iPhone baru yang katanya akan ada tambahan fungsi radio, Apple akhirnya justru memasukkan fungsi penerima radio FM terrestrial dalam iPod mereka, tepatnya dalam iPod Nano Generasi Ketiga. Tapi mereka bukan asal memasukkan penerima radio FM semata. Mereka menciptakan 2 inovasi baru yang mungkin bisa masuk dalam rangkaian tonggak sejarah radio FM di dunia.

Radio Yang Bisa di Pause?

Bayangkan anda sedang asik mendengar acara kesayangan anda di radio, tiba-tiba anda harus melakukan sesuatu sebentar. Apa yang anda lakukan? Gampang saja:  tekan tombol “pause” dan nanti saat anda selesai, tinggal tekan “play” dan lanjutkan.

Tidak, saya tidak salah. Lewat iPod Nano Generasi 3 ini, Apple melakukan terobosan bersejarah dengan menciptakan teknologi alat penerima radio yang bisa di pause bahkan bisa di rewind. Saya sebut bersejarah karena dalam teori manapun, radio siaran itu adalah media sekali dengar karena sifatnya yang live. Siapa menyangka bahwa media ini bisa di pause dan rewind seperti halnya kaset atau CD?

Oke, ini bukan teknologi baru sebenarnya. Ini kan sama saja dengan merekam siaran radio itu untuk kemudian mendengarkannya di lain waktu. Tapi Apple mengemasnya dengan cara yang unik. Itulah kelebihan mereka! Kreatif!

Suka Lagu Yang Anda Dengar? Tandai Saja!

Pernahkan anda mendengarkan sebuah lagu di radio dan tertarik untuk membeli lagu itu di iTunes? Masalahnya, karena radio itu media sekali dengar, bisa saja anda lupa judul lagu itu. Lantas bagaimana? Gampang! Mumpung lagu itu masih mengalun di radio, buru-buru tandai saja. Jadi nanti saat anda mau membelinya di iTunes, tinggal cek lagu-lagu yang telah anda tandai tadi, lihat informasinya, dengar contoh lagunya untuk memastikan itu lagu yang benar, lalu beli kalau anda tertarik. Tapi bagaimana caranya?

Inilah yang disebut sebagai iTunes Tagging. Cara kerjanya adalah ketika anda sedang mendengar sebuah lagu, tinggal tekan beberapa tombol di iPod anda lalu TAG. Hasilnya, ketika anda mensinkronkan iPod anda ke iTunes, data dari tag tadi akan muncul, lengkap dengan informasi lagu yang tadi anda dengar itu dan bisa anda beli di iTunes.

Memang tentu saja agar teknologi ini bisa berjalan, stasiun radio yang bersangkutan harus dilengkapi dengan kemampuan untuk iTunes Tagging ini, dan saat ini belum semua radio memiliki teknologi itu. Tapi bayangkan berapa dahsyatnya jika memang teknologi ini bisa memasyarakat. Radio bisa menjadi “showcase” atau tempat pameran yang efektif untuk para produser lagu karena setelah mendengarkannya dan tertarik, pendengar bisa langsung membelinya. Dahsyat!

Lagi-lagi ini bukan barang baru. Dengan teknologi radio digital, hal ini sudah bukan masalah lagi. Malah anda langsung bisa melihat siapa penyanyinya, nama lagunya bahkan foto penyanyinya. Tapi ini bukan radio digital. Ini radio terrestrial biasa, seperti umum didengarkan saat ini. Bagaimana cara kerjanya? Tanya saja sama Steve Jobs hehe

Pelajaran berharga apa dari inovasi Apple ini buat kita orang radio? Sederhana saja menurut saya: Kreativitas! Produsen alat pemutar MP3 yang diramalkan akan menjadi pembunuh utama radio, justru masih percaya pada kekuatan radio sendiri. Justru merekalah yang mengajari kita bahwa dengan kreativitas, radio justru masih bisa berkembang di era serba canggih ini. Dan yang saya maksud di sini adalah radio siaran terrestrial. Bukan radio digital ya!

* Disclaimer: penulis tidak memiliki afiliasi apapun dengan Apple Corp.

Tautan Terkait:

Popularity: 25% [?]

Tulis Tanggapan Anda